Isi Proposal UKK

BAB I
PENDAHULUAN
    LATAR BELAKANG
Sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 19 Tahun 2005 pasal 64 bahwa penilaian hasil belajaroleh pendidikan harus dilakukan secara berkesinambungan untuk memantau proses, kemajuan, dan perbaikan hasil dalam bentuk ulangan harian, ulangan tengah semester, ulangan akhir semester, dan ulangan kenaikan kelas, yang akan dipergunakan sebagai bahan penyusunan laporan kemajuan hasil belajar dan memperbaiki proses pembelajaran. Selanjutnya dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) Nomor 20 Tahun 2007 tentang Standar Penilaian Pendidikan (SPP) dijelaskan bahwa penilaian hasil belajar peserta didik pada jenjang pendidikan dasar dan menengah melaksanakan berdasarkan standarpenilaian yang berlaku secara nasional.
Mengingat struktur kurikulum SMK mencakup aspek kognitif dan psikomotorik yang meliputi pula aspek afektif, maka ujian nasional kompetensi keahlian kejuruan dirancang dalam bentuk ujian teori kejuruan dan praktik kejuruan (individual task) melalui bentuk ujian tersebut diharapkan dapat menjamin terselenggaranya sirtem penilaian berbasis kompetensi.

    MAKSUD DAN TUJUAN
    Maksud
Maksud dilaksanakannya Ujian Kompetensi Keahlian (UKK) yaitu:
    Untuk menguji dan mengasah kemampuan peserta didik dalam perakitan.PC (Personal Computer).
    Menguji kemampuan peserta didik dalam perawatan PC(Personal Computer).
    Mengasah kemampuan peserta didik dalam penginstallan system operasi maupun penginstallan jaringan serta menkoneksikan jaringan berbasis LAN (Local Area Network).
Adapun yang ikut dalam pelaksanaan Ujian Kompetensi keahlian (UKK) dari kelas XII TKJ (Teknik Komputer Dan Jaringan) SMK NEGERI 2 JENEPONTO yaitu  orang.

    Tujuan
Tujuan diadakannya Ujian Kompetensi Keahlian ini antara lain, yaitu:
    Membantu siswa (calon tamatan/ alumni) SMK mendapatkan sertifikat kompetensi, agar yang bersangkutan lebih mudahdikenal atau diterima oleh pihak industri.
    Mengetahui sejauh mana pencapaian prestasi kompetensi siswa SMK bila diukur dari sisi standar kerja industri.
    Memberikan umpan balik bagi proses penyelenggaraan diklat di SMK.
    Mendapatkan pola penyelenggaraan uji kompetensiyang mengacu standar industri (internasional).


BAB II
ALAT DAN BAHAN
    PERAKITAN
    Alat
Adapun peralatan yang harus dipersiapkan dalam melakukan perakitan diantaranya, yaitu:
    Obeng Plus (+)
    Obeng Minus (-)
    Baut
    Tang
    Bahan
Satu unit komputer yang biasa digunakan antara lain, yaitu:
    Monitor
    Casing
    Motherboard
    Processor
    Memory
    Harddisk
    Keyboard
    Mouse
    CD-ROM
    Power Supply
    VGA (Apabila mainboard offboard)
    Kabal IDE

    TROUBLE SHOOTING
    Alat
Alat yang biasa digunakan dalam melakukan trouble shooting antara lain:
    Avometer
    Obeng
    Kuas
    Tang

    Bahan
Bahan yang digunakan pada saat trouble shooting antara lain:
    Kain kering atau tisu dan cairan pembersih
    Penyedot debu mini
    Disk Cleaner
    CD Cleaner

    PENGINSTALAN
    Alat
Alat yang digunakan untuk menginstal antara lain, yaitu:
    Flash Disk.
    Obeng
    CD Rom
    Bahan
Bahan yang biasa digunakan dalam menginstal Windows XP antara lain, yaitu:
    Satu unit komputer
    CD Install

    INSTALLASI DAN KONFIGURASI JARINGAN
    Alat
Alat yang biasa dibutuhkan dalam jaringan antara lain:
    Gunting
    Tang Crimping
    Lan Tester
    Lan Card.
    Bahan
Bahan yang biasa digunakan dalam menginstal jaringan yaitu:
    Satu (1) unit computer
    Kabel UTP
    Konektor RJ45 
BAB III
PEMBAHASAN
    PERAKITAN
Langkah-langkah merakit PC (Personal Computer) antara lain:
    Penyiapan Motherboard
Periksa buku manual motherboard untuk mengetahui posisi jumper untuk pengaturan CPU speed, speed multiplier dan tegangan masukan ke motherboard. Atur seting jumper sesuai petunjuk, kesalahan mengatur jumper tegangan dapat merusak prosessor.
    Memasang Processor
    Buka tuas pengunci pada socket motherboard
    Ambil processor dan perhatikan lekukan processor sebelum anda memasangnya.
    Pastikan lekukan processor sesuai dengan lekukan pada motherboard.
    Lalu pasangkan dengan hati-hati dan turunkan tuas kemudian kunci.
    Memasang Kipas Processor (heatsink)
    Masukkan kaki pin heatsink ke lubang pada motherboard.
    Tekan keempat pengunci kaki pada heatsink, dengan cara menekan 2 pengunci yang melintang secara bersamaan.
    Pasang konektor kipas pada motherboard.
    Memasang Memory RAM)
    Siapkan RAM
    Pada motherboard, buka kedua pengunci slot memory.
    Masukkan kedua ujung memory secara bersamaan sampai berbunyi “klik”
    Menyiapkan Casing
    Pasang plat pada bagian belakang casing.
    Sekarang pasang baut spacer pada lubang casing.
    Memasang Motherboard Pada Casing
    Masukkan motherboard pada casing.
    Lalu pasang baut motherboard dengan casing yang sesuai dengan posisi spacer
    Memasang VGA Card
    Siapkan VGA Card.
    Buka penutup pada casing.
    Lalu pasangkan pada slot AGP.

    Memasang Harddisk
    Siapkan harddisk.
    Masukkan harddisk kesalah satu tempat yang ada pada casing.
    Pasang baut harddisk dalam casing.
    Hubungkan konektor harddisk dengan konektor power supply.
    Tancapkan konektor power ke port power harddisk.
    Pasangkan kabel konektor ke port SATA.
    Pasangkan konektor data ke port pada harddisk.
    Memasang CD ROM
    Siapkan CD ROM.
    Atur jumper, untuk mengatur identitas CD ROM master atau slave.
    Pasangkan pada casing lalu ratakan posisi CD ROM dengan casing.
    Pasangkan baut.
    Tancapkan konektor ke port pada CD ROM.
    Pasangkan salah satu konektor power pada power supply.
    Memasang Kabel Power
    Pasang konektor power supply ke port motherboard.
    Pasang konektor power 24V dari power suplly ke port motherboard.
    Memasang Front Panel
    Siapkan buku manual motherboard, cari informasi pengaturan front panel.
    Ikutilah petunjuk tersebut, karena tidak semua tipe motherboard mempunyai cara memasang yang sama.
    Penyelesaian Akhir
Tutup dan kencangkan baut pada casing.

    TROUBLE SHOOTING
Trouble Shooting biasanya dilakukan pada bagian antara lain, yaitu hardware, software dan panca indra.
    Hardware
    Monitor tidak mau menyala
Trouble shooting pada sisi monitor biasanya tidak mau menyala. Langkah trouble shooting yang dilakukan antara lain, yaitu:
    Periksa aliran listrik ke komputer: kabel power, kabel supply. Periksa kembali sudah terpasang dengan baik dan benar dan tidak ada masalah.
    Pastikan pemasangan komponen-komponen komputer dengan benar, pastikan tidak ada komponen yang kedor dalam pemasangannya.
    Pastikan kabel monitor terpasang dengan benar. Kabel monitor terhubung dengan monitor secara benar.
    Keyboard tidak terbaca
Langkah-langkah dalam perawatan keyboard yang tidak mau terbaca antara lain:
    Periksa saklar XT/AT (saklar harus pada posisi AT untuk sambungan ke sistem AT).
    Periksa kunci keyboard pada panel depan sistem apakah dalamkondisi terbuka.
    Periksa sambungan dan kabel keyboard apakah tersambung baikdengan sistem board. Sambungan yang kurang baik akanmenimbulkan masalah.
    Periksa lampu LED pada keyboard selama power on apakahberkedip.
    Harddisk tidak mau booting
Prosedur diagnosa dan trouble shooting hard disk antara lain:
    Setting type drive pada CMOS  tidak sesuai atau hilang (jalankanSETUP and autodetect type hard disk).
    Boot track corrupted (install ulang boot track dengan memakaiperintah SYS).
    BUFFERS pada CONFIG.SYS diset terlalu kecil (tambah/naikkan nilaiBUFFERS dalam CONFIG.SYS).
    Jalankan program SCANDISK untuk mengatur data dalam harddisk.
    Interleave tidak sesuai (lakukan low-level format).
    Software
Troubleshooting pada software antara lain, yaitu:
    Komputer tidak bisa di-install software. Solusinya adalah:
    Pastikan anda login sebagai administrator dan bukan sebagai user.
    Cek apakah software yang diinstall dalam keadaan baik atau perangkat penyimpan software dalam keadaan baik dan tidak corrupt.
    Lihat apakah sistem requirements atau syarat sistem terpenuhi untuk menginstall software yang akan diinstall.
    Komputer lambat pada saat Start Up. Solusinya adalah:
    Hal ini dikarenakan oleh banyaknya program yang dijalankan sehingga memperlambat komputer.
    Untuk mengatasinya masuk, masuk ke menu start up. Klik Start >Run.
    Pada jendela Run ketikan msconfig > Ok.
    Pada jendela Sistem Configuration Utility > klik tab Startup.
    Matikan program-program yang tidak perlu pada menu Starup >klik Apply>Klik Ok.
    Data hilang atau terhapus. Solusinya adalah:
    Periksa data pada kotak sampah atau Recycle Bin.
    Jika data ada pada Recycle Bin, klik kanan pada data > pilih restore.
    Jika data tidak ditemukan pada Recycle Bin, gunakan software pengembali data hilang seperti Recuva, Databack, UnErase, EasyRecovery atau Pandora Recovery.
    Data hilang atau terhapus. Solusinya adalah:
    Periksa data pada kotak sampah atau Recycle Bin.
    Jika data ada pada Recycle Bin, klik kanan pada data > pilih restore.
    Jika data tidak ditemukan pada Recycle Bin, gunakan software pengembali data hilang seperti Recuva, Databack, UnErase, EasyRecovery atau Pandora Recovery.
    Pesan Error Unmountable Boot Volume. Solusinya adalah:
    Pesan ini disebabkan oleh file-file boot yang hilang.
    Lakukan booting dari CD windows.
    Setelah sampai pada welcome to setup, tekan tombol R.
    Pilih windows yang akan diperbaiki.
    Muncul dos prompt > ketik chkdsk /p > tekan ENTER.
    Ketik fixboot > tekan ENTER.
    Jika sudah selesai tekan ENTER.
    Pesan Error NTLDR is not found. Solusinya adalah:
    Booting dari CD Windows anda.
    Setelah tiba pada tampilan Welcome to set up, tekan tombol R.
    Pilih Windows yang akan diperbaiki.
    Copy kan file NTLDR dari CD.
    Ketik pada dosprompt sesuai dengan drive CD ROM, ketik nama: COPY H: \i386\NTLDR C\:
    Tekan ENTER.
    Jika sudah selesai ketik exit.
    Pesan Error NTOSKRNL Missing or Corrupt. Solusinya adalah:
    Booting dari CD Windows anda.
    Setelah tiba pada tampilan Welcome to set up, tekan tombol R.
    Pilih Windows yang akan diperbaiki.
    Pindah pada drive CD ROM pada dos prompt.
    Masuk ke dalam direktori i386.
    Ketik ntkrnlmp.ex_C:\Windows\System32\ntoskrnl.exe kemudian exit.
    Pesan Error Windows\ System32\Config\System Missing or Corrupt. Solusinya adalah:
    Booting dari CD Windows anda.
    Setelah tiba pada tampilan Welcome to set up, tekan tombol R.
    Pilih Windows yang akan diperbaiki.
    Pada dos prompt, ketik:
    cd\windows\system32\config.
    Ren system system.bad
    Windows\repair\system.
    Jika sydah selesai pilih Exit.
    Panca Indra
Trouble Shooting dengan menggunakan panca indra dapat dilakukan dengan cara meneliti dan memeriksa permasalahan yang terjadi pada permasalahan di bagian hardware dan software. Adapun yang biasa ditangkap panca indra dalam trouble shooting yaitu:
Analisa suara komputer “beep”: periksa dan analisi suara yang keluar pada PC speaker dengan berbagai kode berikut:
    Bunyi “beep” pendek 1 kali, artinya sistem telah melakukan proses booting dengan baik.
    Bunti “beep” pendek 2 kali, artinya ada masalah pada konfigurasi atau setting pada CMOS.
    Bunyi “beep” panjang 1 kali dan pendek 2 kali, artinya ada masalah pada monitor atau VGA Card.
    Bunti “beep” panjang 1 kali dan pendek 3 kali, artinya ada masalah pada keyboard.
    Bunyi “beep” panjang 1 kali dan pendek 9 kali, artinya ada masalah pada ROM BIOS.
    Bunyi “beep” panjang terus menerus, artinya ada masalah pada DRAM.
    Bunyi “beep” pendek terus menerus, artinya ada masalah penerimaan tegangan (power).

    PENGINSTALAN WINDOWS XP
Langkah-langkah untuk menginstallasi Windows XP antara lain:
    Nyalakan komputer terlebih dahulu
    Masuk ke BIOS dengan menekan tombol “DEL” atau “F2”. Lalu di BIOS pilih first bootnya CD-ROM.
    Selanjutnya, save settingan tersebut yang sudah diubah pada BIOS dengan menekan tombol F10, kemudian masukkan CD installasi Windows XP dan restart. Tunggu beberapa saat sampai muncul tampilan Windows setup.
    Tunggu sampai proses tersebut selesai.
    Kemudian akan muncul tampilan layar Windows XP Professional setup, dilayar ini anda akan dihadapkan pada pilihan:
    To setup Windows XP  press ENTER.
    To repair Windows XP installing using recovery press R.
    To quit setup press F3.
    Selanjutnya anda akan dihadapkan pada layar Windows Xp licencing agreement, dan apabila anda menyetujuinya maka tekan F8.
    Selanjutnya, akan ditampilkan semua kapasitas harddisk anda berikut ini. Dan kita harus membuat partisi harddisk.
    Selanjutnya tekan C (create partition) untuk membuat partisi baru.
    Tuliskan besarnya ukuran partisi yang anda inginkan pada “Create Partition of size”. Ingat Windows XP memerlukan free space minimal 1.5 GB, lalu tekan ENTER. Langkah selanjutnya sama, buatlah partisi harddisk sesuai dengan kebutuhan.
    Setelah anda membuat partisi pada harddisk anda, maka kita tentukan drive yang hendak kita pakai untuk tempat installasi Windows XP, biasanya kita letakkan pada drive C, maka arahkan ke drive C dan tekan ENTER.
    Selanjutnya anda akan dihadapkan pada pilihan format partisi harddisk, secara default Windows XP menggunakan format NTFS sebagai format harddisknya, tetapi anda bisa mengubahnya menjadi ke dalam bentuk format FAT apabila anda menghendakinya, selanjutnya kita biarkan secara default dan tekan ENTER. Setelah kita ENTER maka proses format akan berjalan, tunggulah proses format tersebut sampai selesai.
    Setelah kita tekan ENTER maka proses format dan proses copying file-file Windows akan berjalan, tunggulah sampai proses format dan proses copying file-file Windows tersebut sampai selesai.
    Konfirmasi untuk merestart komputer, anda bisa menunggunya atau anda langsung tekan ENTER. Dan setelah restart maka akan muncul layar loading Windows XP Professional, dan akan membawa kita ke proses installasi.
    Selanjutnya, setelah komputer merestart tampilan berikut akan ada kata “press any key to boot from CD” itu perintah untuk mengulang lagi ke Windows setup lagi jangan tekan ENTER, biarkan saja dan tunggu sampai muncul layar loading Windows XP Professional.
    Setelah proses Pra instalasi pada bagian satu (1) maka sekarang kita akan masuk ke dalam tahapan selanjutnya yaitu proses installasi Windows XP dan finishing instalation. Untuk lebih memperjelas proses instaling dan finishing maka kita langsung simak saja langkah-langkah berikut ini.
    Setelah proses install bagian satu (1) telah selesai dengan baik, maka kita akan dihadapkan pada tampilan tahap penginstallan.
    Tahapan pertama instalasi windows, kita akan menunggu ± 40 menit untuk menginstal Windows XP.
    Selama proses installasi windows berjalan, kita dapat duduk-duduk sambil rileks atau minum kopi sampai tampilan berikutnya.
    Pada menit ke 33 kita akan dihadapkan pada Regional dan Language Option, maka kita pilih NEXT saja.
    Setelah kita menekan tombol NEXT maka pada tampilan seperti di bawah, isilah Nama dan Organisasi sesuai dengan keinginan anda  kemudian pilih NEXT.
    Setelah itu masukkan serial numbernya LALU PILIH next.
    Kemudian muncul screen Computer Name and Administration Password, maka isilah Computer Name sesuai keinginan anda, untuk Administration Password boleh anda mengisi boleh juga tidak anda isi, lalu pilih NEXT.
    Muncul lagi screen Date and Time Setting, sesuaikan hari, tanggal, bulan dan tahun sekarang, secara default biasanya untuk untuk pengaturan Date and Time sesuai dengan waktu kita menginstal yang perlu kita cermati adalah pada Time Zone kita harus mengubahnya menjadi Bangkok, Hanoi, Jakarta karena kita tinggal di wilayah Indonesia. Apabila kita salah melakukan penyettingan pada bagian ini maka kita dapat mengubahnya setelah proses installasi Windows XP selesai, kita mengubahnya lewat Control Panel Windows XP. Setelah semuanya diisi maka anda pilih NEXT untuk lanjut.
    Proses installasi Windows XP akan dilanjutkan.
    Selanjutnya akan muncul screen Networking Settings, pilih Custom Settings karena kita tidak terhubung jaringan dan tekan NEXT.
    Proses Installasi Windows XP akan dilanjutkan dan kita dapat menunggunya dengan santai.
    Proses instalasi akan berjalan terus sampai pada menit ke satu (1) dan komputer akan melakukan restart.
    Setelah komputer restart maka installasi Windows XP sudah selesai dan Windows XP akan melakukan Booting untuk pertama kalinya. Setelah itu tunggu sampai proses Booting.
    Kemudian klik Next pada tampilan berikutnya.
    Selanjutnya pada tampilan berikut ini, untuk bantuan melindungi PC (Personal Computer) pilih saja Not Right Now (tidak segera).
    Kemudian pilih skip, untuk melewati tahapan pemeriksaan ke internet.
    Setelah itu untuk register pilih No, not at this time agar registrasi nya bukan pada waktu ini.
    Selanjutnya, siapa yang akan menggunakan komputer ini. Kemudian beri namapada Your Name saja lalu tekan Next.
    Klik finish untukv menyelesaikan installasi Windows XP Professional.
    Setelah itu proses instalasi WIN XP PROFESSIONAL telah selesai.

    INSTALLASI DAN KONFIGURASI JARINGAN
    Pengkabelan
Beberapa hal yang harus diperlukan dalam instalasi ini seperti:
    Kabel UTP
    Gunting
    Konektor RJ-45
    Tang Crimping
    Lan Terter (optional)
    Lan Card (NIC)
    Hub/ Switch
Setelah yang di butuhkan sudah siap.Anda harus mengetahui jenis jaringan apa yang akan dilakukan seperti jaringan peer to peer (Crossover) dan jaringan client-server (Straight). Berikut merupakan susunan warna kabel pada type Crossover dan Straight.

    Crossover (Peer to peer)
Konektor 1#     Konektor 2#

    Straight (Client Server)
Konektor 1#     Konektor 2#

Setelah kita selesai menyusun warna kabel sesuai yang dibutuhkan, kita lanjutkan dengan menghubungkannya ddengan konektor RJ-45, ratakan ujung-ujung kedelapan kabel yang akan kita masukkan ke dalam konektor. Yang perlu diperhatikan saat memasukkan kabel-kabel ke dalam konektor yaitu posisi kenektor menghadap ke atas atau ke bawah, jangan sampai terbalik posisinya pada konektor ujung yang satu dan pada yang lainnya.Setelah itu kunci konektor dan kabel dengan menggunakan tang crimping.Jika perlu anda bisa mengetes kabel dengan menggunakan LAN Tester. Pastikan setiap lampu yang hidup pada LAN Tester sama.
    Setting File And Printer Sharing
Langkah-langkah setting file and printer sharing antara lain, yaitu:
    Klil Start > Control Panel > Network and Internet Connection >Network Setup Wizard.
    Setelah itu akan ada tampilan “Welcome to the Network Setup Wizard” lalu klik Next untuk melanjutkan.
    Kemudian klik Next untuk lanjut.
    Selanjutnya, akan tampil pilihan yaitu:
    Komputer kita dan komputer lain dalam satu LAN sudah terhubung dengan internet melalui hub/switch tersebut.
    Komputer terhubung dengan internet tapi kita belim punya jaringan/ bukan anggota jaringan (LAN).
    Komputer kita sudah termasuk jaringan tapi tidak terhubung dengan internet.
Disini kita pilih saja nomor satu, lalu klik Next untuk lanjut.
    Setelah itu kita akan diberi perintah mengisi nama dan deskripsi computer, misalnya deskripsi komputer (Agung) dan nama komputer (Lab1).
    Kemudian, buatlah namaworkgroup computer sesuai keinginan anda, misalnya HOME or OFFICE, lalu klik next untuk melanjutkan.
    Lalu, pilih Turn on file printer sharing agar kita dapat men-share data (file) maupun printer yang kita miliki. Klik next makan akan muncul review dari setting yang telah kita dibuat.
    Setelah itu tunggu saat Windows melakukan konfigurasi pada system operasinya.
    Jika sudah selesai, pilih “Just finish the wizard” lalu next.
    Klik finish untuk mengakhiri setting file and printer sharing.
    Klik Yes untuk me-restart komputer dan no untuk me-restart komputer nanti.
    Konfigurasi Jaringan LAN (Local Area Network)
Hal yang harus diperhatikan dalam konfigurasi jaringan antara lain, yaitu:
    Computer Name dan Workgroup
Untuk mengatur nama dan workgroup, kita dapat melakukannya dengan langkah seperti berikut ini:
Klik kanan My Computer pilih Properties.Masuk pada tabulasi Computer name.klik tombol change. Masukkan nama komputer dan workgroup lalu tekan OK.
    IP Address
Untuk mengatur IP Address, kita dapat melakukannya dengah langkah seperti berikut ini:
Klil Start > Control Pan> Network and Internet Connection > Network Connection.
Pilih NIC yang sedang aktif Klik kanan dan pilih properties.Pada tabulasi Generasi dalam kotak connection pilih Internet Connection (TCP/IP) lalu klik properties (bisa juga dengan double klik).
Pilih Use the following IP Address. Isikan dengan alamat yang akan digunakan misalnya:
IP Address         : 192.168.24.1
Subnet Mask        : 255.255.255.0
Default Gateway     : 192.168.24.10
DNS            : 0.0.0.0
    Sharing Data
    Share File atau Folder
Langkah-langkah untuk share file atau folder antara lain:
    Klik kanan file atau folder yang akan dikirim.
    Kemudian pilih “Sharing And Security”.
    Selanjutnya, pilih “shared this folder on the network”. Bila user dari komputer lain tidak dikehendaki untuk melakukan perubahan data dalam folder maka, pilihan “Allow Network User to Change My Files” abaikan saja kemudian klik Aplly/ OK.
    Share Driver
Langkah-langkah untuk share drive antara lain:
    Klik kanan pada drive yang akan di share dalam system.
    Kemudian, system akan meminta konfirmasi apakah drive tersebut akan dishare dalam system.
    Lalu, pilih “Shared this folder on network”. Bila user dari komputer lain tidak dikehendaki untuk melakukan perubahan data dalam drive maka, pilih “Allow Network User to Change My Files” klik Aplly/ OK.


BAB IV
PENUTUP
    KESIMPULAN
Kesimpulan yang didapat dari Ujian Kompetensi Keahlian (UKK) tersebut antara lain:
    Dapat mengetahui langkah-langkah merakit PC (Personal Computer) secara benar dan teratur.
    Mengetahui permasalah-permasalahan yang terjadi pada komputer dan cara mengatasinya.
    Dapat mengetahui bagaimana cara menginstal Windows XP secara tepat dan teratur.
    Mengetahui bagaimana melakukan penginstallan dan konfigurasi pada jaringan Local Area Network (LAN)

    SARAN
Berdasarkan dari hasil Ujian Kompetensi Kejuruan (UKK) tersebut, kami memberikan beberapa saran-saran antara lain sebagai berikut:
    Bagi guru, diharapkan dapat menjadi pertimbangan Bagi guru dalam pembelajaran di sekolah dan dalam upaya peningkatan kompetensi siswa agar mensinergikan antara peningkatan kemampuan teori kejuruan dan kemampuan praktik kejuruanteknik komputer.
    Bagi sekolah, hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi pihak sekolah agar dalam upaya peningkatan kompetensi siwa teknik komputer lebih meningkat lagi.
    Bagi peserta selanjutnya, peserta lebih memahami mengenai uji kompetensi siswa SMK sangat diharapkan untuk mendapatkan evaluasi yang lebih konkret baik dalam teori maupun dalam praktik.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s